Pelacur idealisme

Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual “pelanggan”, ini jelas haram…!. Prinsipnya, yang diharamkan adalah hubungan seksual diluar nikah. Setelah ditelusuri memang tidaklah berlebihan al quran dengan tegas bahwa zinah itu haram, bahkan termasuk dosa besar. Bisa dibuktikan dengan aspek ilmiah, aspek sosial dan budaya.

Sederhana saja kita kaji secara nurani kita, betapa ruginya perempuan yang menjual dirinya sekedar untuk melampiaskan “kemiskinannya”, padahal sebenarnya dia sudah ditata sedemikian rupa sebagai mahluk yang akan membuka pintu untuk calon-calon kholifah dimuka bumi…

Namun sayang, justru sekarang pelacuran telah merajalela, dimana-mana. Bahkan dikonsumsi secara umum, balita pun asik menonton, waduh…

Yang saya maksud bukanlah pelacuran perempuan tua yang sok seksi, atau banci yang sok aduhai yang “menyalami” lelaki “berduit”, atau nongkrong ditempat “Bos”.

Tegasnya pelacuran yang terjadi di kalangan pemuda, semua sepakat posisioning pemuda adalah pengawal masyarakat. Dengan idealisme dan Konsep cemerlangnya selalu berhasil melahirkan peradaban baru yang lebih sempurna.

Seharusnya seperti itu, namun tidaklah sekarang…, idealisme, pemikiran cemerlangnya bukanlah milik jelata lagi, namun sudah dilacurkan ke tiga istana yang penuh berlian. Yang dulu mengatas namakan element masyarakat guna meneriakan jeritan kaum bawah, bahkan sukarno dkk, mengatas namakan negara melawan penjajahan.

Silakan anda baca dimedia-media, berapa banyak pemuda yang melacur secara terbuka dengan berbeda “merek” yang akan siap jadi benteng Pemenangan politik…

Sekarang yang terjadi, belum cukup melacur, selalu mengklaim “saya atas nama masyarakat”.

Saya hanya prihatin, karena itulah penempatan yang tidak sesuai dengan fitrahnya. Sehingga wacana kepeloporan, idealisme hanya angin lalu saja. Sayangnya, pelacuran seperti ini tidak ada secara rinci dalam kitab-kitab agama, namun jika ditarik esensinya, pelacuran ini adalah bagian dari penghianatan dalam perang melawan kedzoliman. Itu dosa besar juga loh…!!, hukumannya adalah “mati”.

Maka, cukupalah terjawab, mengapa penghianat bangsa ini terus berjaya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s