Mahasiswa Kelola Usaha Rp 1,42 Miliar

Mahasiswa di Universitas Sumatera Utara dan Universitas Negeri Medan pada tahun ini mengelola kegiatan usaha senilai Rp 1,42 miliar dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Semua dana ini terbagi dalam 81 kelompok mahasiswa yang lolos seleksi. Program perdana ini tidak semuanya berjalan mulus.

”Selain untuk pembelajaran mahasiswa, program ini juga untuk membuka kesempatan kerja baru. Mereka yang mendapatkan dana program ini telah diseleksi oleh tim dari Student Entrepreneurship Centre,” tutur Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Sumatera Utara (USU) Sunyoto, Selasa (6/10), ditemui di Medan.

Suyoto mengatakan, tim secara berkala terus membimbing mahasiswa yang menjalankan usahanya. USU pada tahun ini menerima dana Rp 704 miliar untuk diberikan kepada 59 kelompok mahasiswa dari 74 pendaftar. Masing-masing kelompok mahasiswa yang rata-rata terdiri dari empat orang ini mendapatkan dana mulai dari Rp 4 juta sampai Rp 20 juta. Besar kecilnya nilai dana yang diberikan ini tergantung dari bentuk usaha yang dijalankan mahasiswa.

Bagi penerima dana kewirausahaan ini wajib melaporkan kegiatan usahanya secara berkala. Jika dalam perjalanannya kedapatan mahasiswa membuat proposal palsu, pihak Rektorat USU akan meminta pertanggungjawaban mahasiswa. ”Sejauh ini belum ada kedapatan kejadian seperti ini. Kami yakin dana kewirausahaan ini diterima mahasiswa yang berhak,” tuturnya.

Tidak semua usaha mahasiswa berjalan lancar. Sebagian usaha yang dijalankan mahasiswa meleset dari perkiraan awal. Pembantu Rektor 3 Universitas Negeri Medan (Unimed) Biner Ambarita mengatakan, sebagian usaha mahasiswa merugi. Meski demikian, para mahasiswa tetap mendapatkan pembinaan. ”Kami memahami prediksi yang meleset antara rencana dan kenyataan,” kata Biner.

Tim pembina wirausaha Unimed selain terdiri dari akademisi kampus, juga melibatkan praktisi usaha berpengalaman. Mereka bersama-sama menyeleksi kelayakan usaha mahasiswa melalui proposal yang diajukan. Akhirnya tim menyeleksi 100 kelompok mahasiswa yang berminat menjadi 22 kelompok mahasiswa penerima program.

Beberapa jenis usaha mahasiswa antara lain peternakan, kedai makan, dan jenis usaha lain. Biner berharap mahasiswa tidak akan kesulitan lagi mencari pekerjaan setelah lulus. (NDY)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s