SIHIR DI NEGERI BANDIT

Oleh: Soeparwan G. Parikesit

 

Sebuah kisah negeri kepulauan,
seperti mencari antah dalam beras,
sesulit mencari mutiara dilautan,
kehidupan tanpa kematian,

Tipu daya adalah wajah mereka,
kata-katanya tak dapat dipegang,
kenyataan adalah siluman,
barisan para rampok dan para garong

Lapisan masyarakatnya tak berdaya,
bersuara dan berkata tanpa makna,
para petinggi jadi lingkaran dusta,
mengolah celaka jadi bencana,

Berulang-ulang mimipi indah bangsa,
jadi mimpi buruk dan petaka negeri,
dua mata mereka melihat sendiri,
tanpa mata hati, tak peduli

Kekayaan dan kekuasaan dipergilirkan,
persis sulap bim salabim,
maling semakin lantang teriak maling,
tanpa merasa bersalah, tak berpaling

Agenda apa lagi yang kau saksikan,
dipentas layar hitam negeri ini,
bau busuk samapi kenegri jiran,
kejahatan disihir jadi kebenaran,

Bandit-bandit semakin berkeliaran,
para maling pesta pora diberanda istana,
menyaksikan sepasang mata anak yatim,
sempurnalah sihir dineger bandit,
dari kaki gunung sampai kedasar laut

oh, bangsaku,
siapakah leluhur negeri ini,
yang senang membuat kesusahan dan keruakan
berulang-ulang tanpa kepalng.i

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s