LASKAR KEJUJURAN

Sebelumnya telah saya tulis tentang bangsa penjajah, esensi yang bisa diambil adalah keterkungkungan dari kebohongan pada diri sendiri.

Sangat sederhana, namun kenapa dangkal pelaksanaannya. Kejujuran pada diri sendiri harusnya menjadi idiologi, yang diterapkan pada prilaku. Ini berat, karena berkaitan dengan mental. Berbicara mental diindonesia sangat terpuruk, karena mental masyarakat Indonesia tidak sesuai dengan kaidah nusantara yang amat plural, ketimuran dan mandiri.

Entah dari mana kita mengawalinya untuk membenahi mental, tanpa terkecuali krisis mental ini membelenggu semua kalangan. Kalangan pengusaha, atau kalangan bangsawan masih saja diselimuti mental kikir dan individualis. Kalangan pegiat pemuda, diselimuti mental pengekor bukan lagi yang diajarkan nenek moyang, mental mandiri dan berani. Kalangan pemerintah masih dilingkaran mental kebohongan dan kemunafikan, kalangan petani atau masyarakat kelas bawah masih juga didalam ketiak mental penakut dan penggadai, yang paling miris adalah mental ulama, yaitu mental penjilat.
Inilah barangkali jawaban atas segala permasalahan yang melanda bangsa kita, tidak hak lagi menyalahkan orang lain, karena itu akan sia-sia. Bukan bukan berarti menghilangkan keteguhan sipil sebagai control atau keluhan petani terhadap pemerintah yang selalu tidak berpihak. Atau menyalahkan pihak asing yang terus membali dan menguasai kekayaan alam Indonesia.

Yang kita perlukan adalah visi, bagaimana kita memutus mata rantai mental “lembek” yang masih menyelimuti bnagsa.
Keadaan bangsa kita layaknya Muhammad saat bertahanuts atau bertapa di gua hiro, sering kali dia seorang yang buta huruf namun naluri manusianya serinkali menolak akan segala situasi sekitarnya yang hedonis bahkan kebinatangan. Namun dengan segala kesungguhan batinnya dia melepaskan kungkungan itu dengan kesadaran ilahiyah, dan dengan proses selama 25 tahun barulah dia merdeka.

Lalu bagaimana diindonesia?, tidak mustahil, jika sebagaian masyarakat sadar  dan bersungguh hati ingin melepaskan kungkungan mental yang buruk ini, bisa kurang dari 25 tahun saja, menuju Indonesia emas, atau akan merdeka kembali 350 tahun lagi seperti masa penjajahan..!!!, semoga

One response to “LASKAR KEJUJURAN

  1. setuju, mari kita mulai memperbaiki republik indonesia ini dengan memulai langkah-langkah yang berdasarkan kejujuran, mari kita jujur terhadap profesi kita masing-masing yang merupakan amanah yang diberikan oleh Alloh yang maha mencipta, dan sebagai khalifah manusia Indonesia yang mempunyai tata nilai luhur dimasa lampau dan merupakan jati diiri bangsa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s