Aktivitasku

LOKAKARYA KEWIRAUSAHAAN PEMUDA & RAKORNAS KPP HMI CABANG SE-IDONESIA

  1. A. DASAR PEMIKIRAN

Lulus dari Universitas (perguruan tinggi) dan mendapatkan gelar, belum menjamin seseorang mendapatkan pekerjaan atau memiliki kemampauan mandiri dalam mengelola hidup dan masa depanya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2007 sarjana yang menganggur jumlahnya empat kali lipat dari tahun sebelumnya, yakni 409.890 orang. Jumlah ini akan terus bertambah tiap tahun jika pemerintah dan dunia pendidikan tidak pernah menyadari akan bahaya yang akan lahir dari banyaknya pengangguran.

Bila dilihat secara keseluruhan jumlah pengangguran terdidik di Indonesia lebih dari 10 juta orang. Angka tersebut jelas menunjukkan adanya masalah besar dalam perkembangan perekonomian dan sosial di Indonesia yang mengakibatkan melonjaknya jumlah pengangguran berpendidikan di Indonesia. Atau bisa pula disebabkan karena pemikiran yang didoktrinkan kepada para remaja atau pemuda Indonesia adalah mencari pekerjaan, dan bukan sebaliknya menciptakan lapangan pekerjaan kemandirian usaha.

“Setiap tahunnya akan bertambah angka minimal 1.000 orang pengangguran lagi, padahal jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia cukup terbatas,” ujar Manajer Social Investment dan Internal Communication Shell Indonesia, Sri R. Wahyu Endah, pada 16 Nopember 2008.

Melihat fakta diatas, dewasa ini banyak tuntutan zaman yang harus kita cermati sebagai bentuk pertanggungjawaban dan kesadaran individual dan kelembagaan dalam rangka penguatan visi organisasi. HMI yang kita kenal sebagai organisasi mahasiswa dan konsen dalam perkaderan yang merupakan organisasi “tertua” di Indonesia menginginkan arah gerak organisasi lebih responsive pada kondisi kekinian yang berorientasi pada pembangunan mentalitas kepemimpinan profesi yang menguasai sektor-sektor penting yang sangat mempengaruhi perjalanan bangsa dan Negara Indonesia seperti halnya ekonomi, kesehatan, hukum, dakwah dan lain sebagainya.

Wajah politis yang telah terekam sangat kuat pada tubuh organisasi dan berimplikasi pada personalnya membuat setiap kader melupakan dan lalai akan tuntutan kekinian yang telah berubah cukup jauh dari area politik ke area profesi. pergulatan perkaderan yang saat ini hanya bermain pada ranah konsumsi politik, cepat atau lambat akan ditinggal “penganutnya”. HMI diciptakan tidak hanya menjadi kader atau pemimpin politik namun bisa tercipta menjadi kader pemimpin profesi.

Dalam menjawab persoalan yang telah terjadi di tubuh HMI yang sudah cukup  Akut, meminjam bahasa kedokteran HMI saat ini terkena sindrom penyakit Multiplesclorosis yang seharusnya sesegera mungkin harus di atasi. Untuk itu lewat bidang Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (KPP PB HMI) merasa perlu mengatasi permasalahan tersebut pada agenda pemantapan pewacanaan pemahaman tentang pentingnya membangun kesadaran pengembangan profesi baik personal kader maupun organisasi melalui Rapat Koordinasi Bidang Nasional  dengan dilangsungkan secara bersamaan yakni Lokakarya Kewirausahaan Pemuda yang akan digelar oleh Bidang KPP PB HMI.

Dan sebagai titik awal dari semua itu, harapan besar bagi kami agar kampanye kesadaran penguatan profesi didukung penuh oleh seluruh kader HMI baik lokal, regional maupun nasional dan juga organisasi. Yakinlah, bahwa sudah saatnya kampanye kesadaran penguatan profesi yang coba digulirkan oleh PB HMI adalah jawaban dari “kebekuan” perkaderan saat ini. Amin ya rabbal allamin…! Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi niat suci dan mulia dari kami.

  1. B. TUJUAN DAN TARGET

TUJUAN;

  • Membangun kesadaran berfikir dan bertindak dalam menjalankan kemampuan profesional
  • Menanamkan jiwa-jiwa kewirausahaan dan profesi yang mandiri dan selalu gelisah akan sebuah karya nyata
  • Melakukan kampanye penyadaran tentang pentingnya pengembangan dan penguatan profesional
  • Membentuk cara pandang baru tentang pentingnya kepemimpinan profesional

TARGET;

  • Konsolidasi gagasan dan organisasi tentang pentingnya lembaga-lembaga profesi di cabang seluruh Indonesia
  • Konsolidasi emosional-oriented dalam menggugah solidaritas organisasi
  • Merumuskan visi besar lembaga-lembaga profesi yang kuat dan mandiri
  • Konsolidasi bakornas dan lembaga-lembaga profesi seluruh Indonesia
  1. C. PESERTA

Peserta yang mengikuti Lokakarya berjumlah 160 orang yang terdiri dari Pengurus HMI Cabang se-Indonesia bidang KPP

  1. D. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Hari/tanggal               : kamis, 23 s.d jum’at 24 Juli 2009

Waktu                           : 09.00 WIB- Selesai

Tempat                        : Yayasan Tenaga Kerja Indonesia, Jl. Gatot

Soebroto Jakarta Selatan

  1. E. TEMA LOKAKARYA

Kewirausahaan Pemuda;” Membangun kemandian bangsa”.

  1. F. NARASUMBER
  • Bapak Aburizal Bakrie (Menteri Kesejahteraan Rakyat)
  • Bapak Adyaksa Dault (Menteri Pemuda dan Olahraga)
  • Bapak Erwin Aksa (Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia)
  • Bapak Jhon Palinggi (Pengusaha)
  • Ibu Fahira Idries (Pengusaha)
  • Bapak Ir Firdaus (Sekjend Saudagar Nusantara)
  1. G. PENUTUP

Kewirausahaan pemuda penting untuk dilaksanakan oleh semua pihak yang masih menginginkan Negara Indonesia terhindar dari garis kemiskinan, berdasarkan wacana di atas, bangsa Indonesia harus menggenjot program penguatan kewirausahaan, khususnya kewirausahaan pemuda. PB HMI mempunyai komitmen yang sama untuk program tersebut. Demikian proposal ini kami buat, agar menjadi pijakan atau pandangan bagi semua pihak dalam bekerjasama dengan kami. Besar harapan kami adanya sinergisitas antara semua pihak atau lembaga yang memilki mainstream yang sama dalam membangun bangsa ini lewat penguatan kewirausahaan pemuda.

Jakarta, Senin 22 juni 2009

PANITIA PELAKSANA

PENGURUS BESAR

HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM

RIDWAN LA ODE BONA

KETUA PELAKSANA

MAMAN SUDIAMAN

SEKRETARIS

Mengetahui,

Pengurus Besar

Himpunan Mahasiswa Islam

ARIP MUSTHOPA

KETUA UMUM

LAMPIRAN 1

TEAM KERJA NASIONAL

Penanggungjawab          : Arip Musthopa (Ketua Umum PB HMI)

Steering comitee             : Sukri SM (Koordinator)

Ahmad Nasir Siregar

Muzakkir

M Syahril Wasahua

Rakhmat Fikri

Arif Budiman

Nasirudin Abas

Andi Sukmono Kumba

Bambang M. Fajar

Suardi Erik

Zainal A. Latar

Andi Muhammad Ilham

Lalu Sultan Hamid

Ridwan La ode Bona (ex Officio)

Ketua Pelaksana           : Ridwan La ode Bona

Sekretaris                            : Maman Sudiaman

Bendahara                          : Rijal Akbar Tanjung

Iwanto Wicaksono

Devisi acara                                                                                                        Devisi anggaran dan logistik;

Makmun (co)                                                                                                     Doni H Y (Co)

Hasrul Harahap                                                                                                 Syahrial Effendi

Holison                                                                                                                 Amsori

Devisi Humas dan lobby;                                                                             Devisi Publikasi;

Awwamsyah (Co)                                                                                            Syariffudin Attasoge (Co)

Teguh Wiyono                                                                                                   Muhammad Tasrif

Adang Setiyadi                                                                                                  Malik Musthopa

LAMPIRAN 2

AGENDA ACARA

LOKAKARYA KEWIRAUSAHAAN PEMUDA

&

RAPAT KOORDINASI NASIONAL

4 Agustus 2009

13.00-17.00 Registrasi Peserta

OC

19.00-selesai Opening ceremoniy

  1. Pembukaan
  • Pembacaan ayat-ayat suci al quran
  • Menyayikan lagu Indonesia raya
  • Menyanyikan Hymne HMI
  1. Laporan Ketua Panitia

Oleh: Ridwan La Ode Bona

  1. Sambutan Ketua Umum PB HMI

Oleh: Arip Mustopa

  1. Orasi Ekonomi

Tema ; kewirausahaan Pemuda; membangun kemandirian bangsa

Sekaligus membuka acara.

  1. Do’a Penutup

istirahat

5 Agustus 2009

Waktu

Kegiatan

Pemandu

Ket

07.00-08.00 Break first

OC

08.00-09.30 Dialogue I;

Kewirausahaan Pemuda; Indonesiaku dalam dilema Ekonomi Global

  1. HIPMI
  2. Jaringan Saudagar Indonesia

09.30-11.00 Dialogue II;

Kewirausahaan Pemuda; Menatap Indonesiaku  yang Mandiri dan Sejahtera

  1. Menpora
  2. Ibu Fahira Idris

11.00-12.30 Dialogue III

sekaligus penutupan acara;

Tema ; kemandirian ekonomi ditengah kompetisi global

Aksa Mahmud

Wakil ketua MPR-RI

12.30-13.30 Isohma OC

13.30-15.00 Masa orientasi dan pengarahan KPP PB HMI:

Diferensiasi lembaga profesi; Ikhtiar membangun kepemimpinan profesi yang handal ditengah tantangan globalisasi.

  • Arip Musthopa

(Ketua Umum PB HMI)

  • Direktur Bakornas
  1. LAPMI
  2. LTMI
  3. LDMI
  4. LAPMI
  5. LKBHMI

15.00-16.00 Isho OC

16.00-16.30 Pembahasan tatib peserta OC

16.30-17.00 Pemilihan presidium sidang OC

17.00-18.00 Pembagian kelompok peserta sidang komisi

  1. Komisi A (internal)
  2. Komisi B (eksternal)
Presidium sidang

18.00-20.00 Ishoma OC

20.00-00.00 Sidang komisi Presidium sidang

6 agustus 2009

07.00.08.00 Break first OC

08.00-09.30 Membangun paradigm lembaga profesi; Upaya menciptakan kader yang berkepemimpinan profesi

  1. Ketua Umum PB HMI
  2. Ketua PA PB HMI
  3. Ketua Bidang PAO
OC

09.30-selesai Closing ceremony OC

Lampiran 3

ESTIMASI ANGGARAN

LOKAKARYA KEWIRAUSAHAAN PEMUDA

&

RAPAT KOORDINASI NASIONAL

No.

Fasility

assumption cost

Accumulation cost

1.

Akomodasi dan transportasi :

Akomodasi :

  1. Sewa aula
    1. Sewa kamar peserta
    2. Sewa kamar panitia

Transportasi :

  1. Rental mobil panitia
  2. Transportasi panitia

2 hari @Rp. 5.000.000,-

90 kamar @200.000,-

20 kamar @200.000,-

4hari@500.000,-

20orang@100.000,-

Rp.   10.000.000,-

Rp.   18.000.000,-

Rp.     4.000.000,-

Rp.     2.000.000,-

Rp.     2.000.000,-

Jumlah Rp.   36.000.000,-

2.

Konsumsi

  1. Snack pembukaan
  2. Makan siang
  3. Makan sore
  4. Caffe break

200 @10.000,-

200 2 @25.000,-

200 2 @25.000,-

200 2 @10.000,-

Rp.       200.000,-

Rp.   10.000.000,-

Rp.   10.000.000,-

Rp.     4.000.000,-

Jumlah Rp.   24.200.000,-

3.

Kesekretariatan

  1. Penggandaan surat/publikasi peserta
  2. Co card panitia
  3. Co card peserta
  4. Tinta print
  5. Sertifikat peserta
  6. Sertifikat narasumber
  7. Sertifikat panitia
  8. Plakat narasumber
  9. Book note peserta

10. Buku tamu

186 cabang@15.000,-

20 orang @10.000,-

186 orang @10.000,-

Warna dan hitam@2

186 orang@10.000,-

5orang@15.000,-

20 orang@10.000,-

5 orang@30.000,-

186@10.000,-

3@20.000,-

Rp.    2.790.000,-

Rp.       200.000,-

Rp.    1.860.000,-

Rp.       200.000,-

Rp.    1.860.000,-

Rp.         75.000,-

Rp.       200.000,-

Rp.       150.000,-

Rp.     1.860.000,-

Rp.          60.000,-

Jumlah

Rp.     9.355.000,-

4

Dekorasi dan dokumentasi dan publikasi :

  1. Dekorasi
    1. Sepanduk
    2. Baligho
    3. Dokumentasi
      1. Pengadaan camre digital
      2. Cetak photo
      3. Arsip kesekretariatan
      4. Shoot acara

Peliputan acara

4@200.000,-

1@300.000,-

1@2.000.000,-

100@5.000,-

10@5.000,-

2 hari@500.000,-

1.000.000,-

Rp.        800.000,-

Rp.        300.000,-

Rp.     2.000.000,-

Rp.        500.000,-

Rp.     2.000.000,-

Rp.     1.000.000,-

Rp.     1.000.000,-

Jumlah Rp.    7.800.000,-

5

Honorarium pembicara 5@1.000.000,- Rp.    5.000.000,-

Jumlah total : Rp.   81.000.150.000

Terhitung : “ Delapan Puluh Satu Juta Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah “

====================================

====================================

====================================

SOSIALISASI GERAKAN HEMAT ENERGI

PENGURUS BESAR HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM

“ Kedaulatan Energi Sebagai Langkah Awal Menuju Masyarakat   Adil Makmur Dan Sejahtera “

22 Jui 2008

  1. A. PENDAHULUAN

Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral sampai saat ini memegang peranan penting dalam sektor penerimaan APBN kita terutama dalam penerimaan minyak dan gas bumi. Dalam sektor  minyak dan gas bumi, negara kita mendapatkan keuntungan dengan berlimpahnya kekayaan sumber daya alam kita baik di darat maupun pengeboran lepas pantai, bahkan sampai kita sampai harus bersitegang dengan Negara tetangga kita.

Kekayaan sumber daya alam kita sekarang seharusnya dapat  memenuhi hajat hidup orang banyak, sebagaimana termasuk dalam pasal 33 UUD  1945. Sumber Daya alam ini  ke depannya bukan hanya menjadi penopang utama sektor penerimaan APBN tetapi juga menjadi motor penggerak usaha-usaha dari sektor hulu sampai dengan sektor hilir sehingga sektor Usaha Kecil dan Menengah pun dapat berperan serta.

Berawal dari kekayaan sumber daya alam yang kita miliki, dapat kita olah menjadi energi yang dapat menggerakkan berbagai sector kehidupan di bangsa ini. Kekayaan energi baik itu terbaharukan atau tidak sampai saat ini kurang terkelola dengan baik bahkan untuk yang tidak terbaharukan seperti minyak, gas dan kekayaan alam lainnya sampai saat ini pengolahannya belum maksimal sehingga kebutuhan energi dalam negeri tidak tercukupi serta pengelolaannya pun tidak digunakan sebagaimana mestinya.

Kekayaan sumber daya alam kita seharusnya menjadi pendorong untuk terwujudnya kedaulatan energi sehingga kekuatan ekonomi kita dapat terbangun.  Kedaulatan energi pada saat ini mutlak dibutuhkan karena sampai saat ini yang menjadi isu utama internasional adalah tentang kebutuhan energi bagi bumi ini, bahkan berawal dari energi sebuah negara dapat menyerang kedaulatan negara lain.

Gerakan hemat energi sebagai kedaulatan energi di Indonesia tampaknya sulit diwujudkan karena kemandirian finansial yang tidak mampu membiayai investasi sendiri, sehingga perlu dirumuskan tentang langkah dan strategi kita dalam rangka mewujudkan kedaulatan energi. Oleh karena itu,  negara kita harus mampu merumuskan menjadi negara yang berdaulat atas energi yang dimiliki kita karena penerimaan atas minyak dan gas bumi dalam APBN merupakan yang tertinggi. Gerakan hemat energi dalam rangka kedaulatan energi sebagai langkah dalam mewujudkan masyarakat adil, makmur dan sejahtera seharusnya tidak terfokus pada sektor migas tetapi ada hal-hal lainnya yang perlu kita pikirkan yakni penghematan sumber daya kelistrikan dan air yang belum dioptimalkan oleh beberapa BUMN dan instansi pemerintahan dan atau swasta dalam melakukan penghematan energi serta masih belum membudayanya gerakan penghematan energi di semua lapisan masyarakat di seluruh wilayah nusantara. Maka berdasarkan uraian di atas kami bermaksud mengadakan Gathering dengan tema “Gerakan Hemat Energi; Kedaulatan Energi Sebagai Langkah Awal Menuju Masyarakat Adil, Makmur, Dan Sejahtera” dengan melibatkan pihak-pihak terkait.

  1. B. TEMA KEGIATAN

“ Gerakan Hemat Energi; Kedaulatan Energi Sebagai Langkah Awal Menuju Masyarakat Adil,  Makmur, dan Sejahtera ”

  1. C. TUJUAN KEGIATAN
    1. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Indonesia.
    2. Membangun kesadaran berpikir untuk menuju masa depan yang lebih baik dan  terencana dengan peningkatan efisiensi dan efektifitas terhadap penggunaan energi & air.
    3. Mencari sebuah solusi dari permasalahan bangsa dalam menghadapi krisis global khususnya terhadap permasalahan penghematan Energi & Air.
    4. Mewujudkan Peran Serta Mahasiswa Sebagai Agent Of Change and Social Control dalam Sosialisasi INPRES mengenai Hemat Energi & Air.
    5. Sebuah persembahan dari anak bangsa untuk kemajuan bangsa.
    6. Menyampaikan pokok-pokok pikiran bagi kalangan  akademis, mahasiswa, cendikia dan masyarakat pada umumnya.
  1. D. BENTUK KEGIATAN

Adapun bentuk kegiatan dalam acara ini ialah Gathering bersama narasumber, peserta-peserta yang terdiri dari elemen mahasiswa dan tamu undangan.

  1. E. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN

Hari / Tanggal         : Kamis, 29 Juni 2009

Pukul                           : 12.00 – 16.00 Wib

Tempat                       : Hotel Sari Pan Facific, Jakarta Pusat

  1. F. PESERTA KEGIATAN
    1. Anggota Himpunan Mahasiswa Islam Se-Jabodetabek.
    2. Ormawa Kampus.
    3. Organisasi Kemahasiswaan.
    4. Organisasi Kepemudaan dan Organisasi Kemasyarakatan.
    5. Media.
    6. Masyarakat Umum.
    7. Walhi
  1. G. PELAKSANA KEGIATAN

Terlampir

  1. H. BENTUK ACARA

Terlampir

  1. I. ANGGARAN DANA

Terlampir

  1. J. PENUTUP

Demikianlah proposal kegiatan ini kami susun dengan sebaik-baiknya. Besar harapan kami agar kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik. Atas dukungan dan perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

Jakarta, 7 juni 2009

PANITIA PELAKSANA

SOSIALISASI GERAKAN HEMAT ENERGI

PENGURUS BESAR HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM

MAMAN SUDIAMAN Ketua

YUSUF SYAHIDE

Sekretaris

Mengetahui,

ARIP MUSTHOPA

Ketua Umum

Lampiran I

SUSUNAN KEPANITIAAN

Penanggung Jawab                      : Ketua Umum PB HMI

(Arip Musthopa)

Steering Committe                       :

  1. Suardi Herik
  2. Noer Fajriansyah
  3. M. Ilham Muzakir
  4. Bambang M Fajar
  5. Wahyu hamdani
  6. Jubir

Organizing  Committe     :

Ketua                                   : Maman Sudiaman

Sekretaris                         : Muhammad Yusuf Syahide

Anggota                            :

  1. Ahmad Fajar Reski
  2. Yuanto Wicaksono
  3. Hasrul Harahap
  4. M. Tasrif
  5. Rahmat
  6. Uda Arie
  7. Ridwan La Ode Bona
  8. Ahmad Saefullah
  9. Adang Setia

Lampiran II

SUSUNAN ACARA

No. Pukul Acara Pemandu
1. 12.00 – 12.30 Registrasi Peserta
2. 12.30 – 13.00 Lunch Gathering
3. 13.00 – 13.30 Opening Ceremony

  1. Membacakan ayat-ayat suci al-quran
  2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne HMI
  3. Laporan Ketua Panitia,

Oleh: Maman Sudiaman

  1. Sambutan Ketua Umum PB HMI. Oleh : Arip Musthopa
4. 13.30-16.00 “ Gerakan Hemat Energi; Kedaulatan Energi Sebagai Langkah Awal Menuju Masyarakat Adil,  Makmur, dan Sejahtera ”

  1. Menteri ESDM RI

(Bapak. Purnomo Yusgiantoro)

  1. Dirjend Listrik dan Pemanfaatan Energi.

(Bapak. Ir. Edi Widiono)

  1. Direktur MINERBAPABUM
  2. Ir. Agusman Efendi

(komisi VII DPR RI)

  1. Ketua Umum PB HMI

(Arip Musthopa)

5. 16.00 s.d selesai Closing Ceremony

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s